Pemasaran Buku
Tanggal : 28 Pebruari 2022
Resume ke : 20
Tema : Pemasaran Buku
Narasumber : Agus Subardana, SE, MM
Gelombang : 23
Masak pagi sayur waluh
Bisa juga bikin soto
Resume sudah dua puluh
Semoga menjadi buku solo
Paparan materi pertemuan diakhir-akhir ini begitu sesuatu...
Mengenai penerbit...sesuatu yang sangat pilih yang mana ya! Semua bagus semua menarik
Mengenai buku pemasaran, woow penting bangett. Karena awalnya hanya ingin bisa menulis saja, setelah bisa, keinginan membuat buku, tadinya hanya untuk konsumsi sendiri, kareba ide ngalir sehingga tulisanpun tak terbendung, terbersit ingin mengenalkan hasil karya sendiri, jurusnya yaitu harus tahu cara memasarkannya, nah malam ini di sini akan dijelaskan oleh bapak agus menenai strategi pemasaran buku pada masa pandemik
Sumber ilmu pengetahuan salah satunya adalah buku. Juga merupakan sarana utama bagi proses pembelajaran serta sarana penyampaian informasi.Sejak dini, anak-anak telah mengenalkan ragam pada buku dan diajarkan untuk membaca berbagai terbitan buku.
Dalam rangka mempersiapkan generasi muda yang cerdas dengan minat baca yang tinggi khususnya anak-anak, pemerintah mendorong kegiatan membaca sebagai wujud dukungan dan tindakan nyata dalam membangun budaya sejak dini.
Dukungan pemerintah terhadap budaya membaca buku dan kebutuhan usaha masyarakat terhadap buku, menciptakan peluang bagi pengusaha yang bergerak di bidang penerbitan buku
Walau ditengah melesunya bisnis di berbagai industri akibat pandemi Covid-19, tapi di industri penerbitan buku sekala Global - Dunia justru. Merujuk laporan Nielsen BookScan ICM, penjualan buku secara global / Dunia hingga akhir 2021 (YTD) mengalami pertumbuhan yang cukup signifikan
Masih merujuk data di atas, genre buku yang mengalami kenaikan adalah genre “Food & Drink” yang pertumbuhannya mencapai 33% atau menjadi 2,8 juta Euro.Selanjutnya, pada genre Fiksi tumbuh 9% (menjadi 7,1 juta Euro), genre Leisure & Lifestyle tumbuh 37% (menjadi 1,4 juta Euro), genre Personal Development tumbuh 11% (menjadi 2,2 juta Euro), dan genre Children & Young Adult Non-Fiction tumbuh 15% (menjadi 1,5 juta Euro).
Apakah Indonesia mengalami pertubuhan dalam Pemasaran Buku di masa Pandemi ini ?
Hasil dari Analisis Pasar dan Ketua Umum Ikatan Penerbit Indonesia (Ikapi), seperti dikutip dari situs resmi www.ikapi.org, industri penerbitan nasional cukup keras dalam terpaan pandemi. Lantaran, tutupnya toko-toko buku, sekolah-sekolah, dan pengadaan buku oleh dinas/perpustakaan
Berdasarkan hasil survei Ikapi, sebanyak 58,2% penerbit mengeluhkan penjualan yang turun lebih dari 50%. Separuh penerbit juga menyebutkan peningkatan produktivitas karyawan secara dalam kondisi work from home (WFH) saat ini
Bahkan, sebanyak 60,2% penerbit menyatakan bahwa mereka hanya sanggup menggaji karyawan selama tiga bulan dan 5% yang menyatakan bertahan sampai satu tahun.
Jadi menurut info dan data yang didapat, bahwa Industri buku disaat pandemi di Indonesia mengalami penurunan drastis mencapai 50% hingga 80%.
Namun masih ada beberapa penerbit yang masih bisa eksis salah satunya yaitu Penerbit ANDI Offset Yogyakarta Alhamdulillah masih bisa bertahan dan berkembang
Bahkan di penerbit ANDI Yogyakarta ada beberapa genre buku yang kontribusinya justru bertumbuh di masa pandemi. Antara lain, genre buku sekolah , buku anak, masak, self improvement, hukum, Bisnis, parenting & family, dan computing & technology
Fenomena yang menarik dalam industri penerbitan buku pada masa pendemi adalah pertumbuhannya penjualan di kanal online dan Directselling
Fenomena lain yang perlu dicatat oleh para pemasar di industri penerbitan buku, adalah perubahan pola konsumen, khususnya segmen. “Konsumen remaja tidak lagi melihat harga, tapi gimmick. Mereka juga selalu ingin menjadi orang yang pertama mendapatkan produk bukunya,"
Strategi pemasaran penjualan buku sangat dipengaruhi oleh banyak aspek dan unik . Mengapa demikian , hal ini dapat dilihat dari jenis–jenis buku yang diterbitkan
Jenis–jenis buku yang di terbitkan tersebut menjadi katagori buku. Salah satu contoh Penerbit ANDI Offset menerbitkan buku cukup banyak katagori produk yaitu ada 32 katagori produk buku diantaranya saja: ( Katagori buku Anak, buku Bisnis, Buku Pertanian, Buku Fiksi - Novel, Buku Pengembangan Diri, Buku Teks , dll )
Dari jenis–jenis katagori buku tersebut disinilah kita akan melakukan pemetaan berdasarkan segmentasi jenis katagori buku yang diterbitkan
Pada umumnya kegiatan pemasaran berkaitan dengan beberapa kegiatan bisnis, sehingga strategi pemasaran pada umumnya dipengaruhi oleh faktor-faktor yang meliputi :
1. Faktor mikro yaitu perantara, pemasok, pesaing dan masyarakat
2. Faktor Makro yaitu demografi, politik-hukum, teknologi - fisik dan sosial-budayasosial-budaya
Saat ini dalam menjalankan bisnis Penerbitan Buku sedang penerbit Andi terus jalankan masuk dalam faktor keduanya yaitu Faktor Mikro dan Makro.Hal ini dikarenakan Penerbit ANDI Offset sudah termasuk Industri Penerbitan buku, dengan usianya sudah mencapai 42 tahun dan telah menerbitkan buku lebih dari 15.000 judul buku yang telah di kelompokkan menjadi 32 katagori (dapat dikunjungi ke situs web : www.andipublisher.com ).
Strategi Pemasaran Buku yang telah dipetakan menjadi dua strategi pemasaran yaitu Strategi Pemasaran Buku Serangan Udara (on line) dan strategi pemasaran buku serangan Darat (off line), dengan berlandaskan pada faktor mikro dan faktor makro tersebut di atas.Dua strategi tersebut dapat kita jelaskan secara singkat sebagai berikut :
AA Strategi Pemasaran Buku Serangan Udara. (On Line )
1. Pentingnya Transformasi Digital
Dampak dari pandemi COVID-19 telah mengubah dunia menuju era Low Touch Economy. Era ini ditandai dengan interaksi antar individu yang minim sentuhan fisik atau sentuhan rendah, suatu keharusan untuk memeriksa kesehatan dan keselamatan, perilaku yang baru hingga pergeseran di sektor-sektor industri, terutama sektor Industri Perbukuan
Perubahan ini tentu akan berdampak pada banyak hal, mulai dari tempat bekerja, Cara belajar – mengajar, kehidupan keluarga hingga aktivitas sosial
Strateginya yang utama yang kita pakai adalah Digital Marketing dalam melakukan transformasi mendasar pada bisnis penerbitan buku
Adapun Manfaat Pemasaran Digital antara lain :
* Biaya lebih relatif terjangkau atau murah
* Daya Jangkauan sangat luas
* Mudah menentukan pasar buku yang akan kita tawarkan sesuai katagori
* Komunikasi dengan Konsumen Lebih Mudah
* Lebih cepat populer
* Sangat membantu meningkatkan penjualan
* Mudah di evaluasi dan di kembangkan
Strategi On Line ini kurang lebih dari lima stretegi yang penerbit Andi lalukan yaitu :
~ kesatu yaitu mengelola secara intensif terhadap buku-buku best seller-nya, yang saat ini mencapai 100 best seller
~ Kedua yaitu Penerbit ANDI juga massal menggelar program Pre Order melalui toko buku online, e-Commerce, maupun reseller perorangan. “Tak hanya itu, kami juga menjual merchandise, e-book, hingga buat konten
~ Ketiga yaitu Penerbit ANDI juga melakukan optimalisasi di semua lini produk, baik optimalisasi promosi, branding, hingga reseller. “Objektifnya, buku sudah bukan lagi untuk dibaca, melainkan sebagai bagian dari gaya hidup masyarakat"
~ Keempat yaitu Penerbit ANDI juga melakukan optimalisasi stok produk melalui program bundling dan online
~ Kelima Penerbit ANDI Offset juga mengelola Dead Stock, yakni mengelola buku-buku yang tidak terjual melalui program diskon dan melakukan books fair / pameran buku secara On Line
2. Pemasaran Buku Lewat Komunitas
tentunya punya komunitas masing-masing sesuai dengan kapasitas kita untuk membangun komunitas dan relasi, maka gunakanlah komunitas jaringan untuk sarana promosi dan penjualan buku. Penjualan lewat komunitas akan lebih efektif dan efisien sehingga tingkat keberhasilannya lebih tinggi dalam penjualan buku yang kita tawarkan
Kuncinya kita harus proaktif komunikasi dan interaksi dengan komunitas serta dapat menjaga integritas pribadi kita
Kami Penerbit ANDI juga terus mengadakan webinar lewat link Zoom , Live ..Youtube TV. ANDI, dengan tema – tema yang menarik
B. Strategi pemasaran buku serangan Darat (OF LINE ).
Untuk menguasai seluruh wilayah nusantara ini dalam penetrasi pasar buku , kita harus melakukan pemetaan wilayah dengan membuka cabang tiap kota besar yang potensi pasarnya sangat baik
Penerbit Andi telah memiliki 90 cabang di kota dari Aceh sd Papua, dengan menempatkan tenaga pemasaran di setiap kantor cabang tersebut
Strategi pemasaran buku serangan darat ini kelompokkan kita berdasarkan target pasar yang kita tuju , antara lain :
1. Strategi Pemasaran di Toko Buku
Penerbit Buku yang mampu memproduksi sendiri dan memiliki mesin percetakan sendiri, sebagian besar sebagai pemasok Toko buku di Indonesia.
Untuk bisa masuk dan sebagai pemasok rutin di toko buku maka kita perlu pemetaan jenis toko buku. Toko buku ini kita petakan menjadi tiga jenis yaitu Toko Buku Modern, Toko Buku Semi Modern, dan Toko Buku Tradisional
Marketing Toko Buku juga harus bisa Selling skills , artinya kemampuan yang dimiliki oleh seseorang untuk menjual produk, baik itu berupa barang ataupun jasa
Selling skills ini sangat menentukan apa yang akan kita raih untuk dicapai; sukses dan tidaknya Kita dalam Berbisnis secara tidak langsung juga dipengaruhi oleh bagaimana kemampuan kita dalam menjual produk yang kita miliki
Untuk mempertajam pemasaran di toko buku dapat kita lakukan Strategi Promosi di toko buku Modern ada berbagai macam cara yang perlu kita lakukan , antara lain :
-Menguasai display buku , agar tampilan buku dapat terlihat dan menonjol .
- Mengadakan promosi di toko internal dengan memasang produk di Neon Box, X Banner
- Mengadakan Bedah Buku , Talkshow dan potongan Harga pada buku tertentu atau periode tertentu.
- Mengadakan acara tematik sesuai momen bulan berjalan (program Ramadhan, Program TAB, Program TAM , dll)
- Dan masih banyak lagi program promosi di toko buku modern yang dapat kita lakukan, kuncinya kita proaktif komunikasi dengan pihak internal Toko Buku modern tersebut
Dalam satu tahun kita dapat merencanakan Program Promo antara lain sebagai berikut :
Program buku tahun 2022
Program edisi tahun ajaran Mahasiswa dan akhir tahun
Buku best seller di toko
Contoh buku best seller saat ini
Strategi pemasaran buku yang terakhir yaitu *Directselling*adalah Direct selling atau penjualan langsung dapat menjadi cara yang efektif untuk membangun bisnis yang fleksibel dan berbiaya rendah
Cara ini memungkinkan kita untuk mengurangi biaya iklan, menghindari biaya overhead, dan membangun hubungan pelanggan yang tahan lama dan jangka panjang
Produk-produk Penerbit ANDI Offset tersebut dipasarkan dan dijual langsung melalui perwakilan penjualan independen yang dikenal juga sebagai Sales Direct Selling
Ini menghilangkan perantara yang terlibat dalam distribusi, seperti pedagang grosir dan pusat distribusi regional. Sebaliknya, produk dikirim langsung dari produsen ke perusahaan penjualan, lalu ke perwakilan atau distributor, dan terakhir ke konsumen.
Produk yang dijual melalui penjualan langsung biasanya tidak ditemukan di lokasi ritel tradisional. Ini berarti menemukan distributor atau perwakilan adalah satu-satunya cara untuk membelinya
Pemasaran Buku melalui Directselling ini kita petakan berdasarkan jenis katagori buku yang kita terbitkan . Jenis Katagori buku penjualan lewat Directselling ini kita bagi menjadi beberapa target pasar yaitu :
- Buku Pendidikan (Buku mata pelajaran Utama dan buku pendamping untuk jenjang TK, SD, SMP, SMA, SMK).
- Buku Teks Perguruan Tinggi untuk semua mata kualiah
- Buku Referensi untuk jenjang TK, SD, SMP, SMA-SMK , Perguruan Tinggi dan umum
Dengan pemetaan jenis katagori tersebut diatas maka kami sebagai Industri Penerbitan buku melakukan terobosan pemasaran dengan menempatkan tenaga penjual (Sales)
Tugas Tenaga Penjual / sales DIRECT SELLING tersebut kami beri tanggung jawab sesuai pemetaan areanya masing – masing yang simpan :
- Kunjungan langsung ke tiap sekolah PAUD-TK, SD,SMP,SMA,SMK
- Kunjungan langsung ke setiap Kampus / Perguruan Tinggi untuk temui Dosen, tiap Kaprodi, tiap Dekan, ke LPPM dan sampai ke para Rektor .
- Kunjungan langsung ke setiap Perpustakaan sekolah, Perpus Kampus, Perpustaan Daerah dll
Dengan kunjungan langsung tersebut diharapkan dapat berinteraksi dengan membangun hubungan yang baik dengan pihak Internal Sekolah, Kampus, Perpustakaan dll. Sehingga dampaknya hasil penjualan buku dapat meningkat
- Jenis Kerjasama yang pertama yaitu Kerjasama secara reguler , yaitu langsung mengirim naskah ke ANDI Offset... dan naskah akan dinilai di penerbitan Andi dengan nilai standar dari penerbit Andi yang menentukan dan bila Naskah yang dinyatakan diterima maka akan diterbitkan tanpa biaya apapun, tetapi jika naskah di tolak berarti gugur
- Kedua yaitu kerja sama Perorangan, hal ini berdasarkan kebutuhan dari penulis dan naskah yang diterbitkan berdasarkan pesanan khusus dengan kalkulasi harga berdasarkan Jumlah halaman, jenis kertas dan warna atau hitam putih
- Ketiga Kerjasama antar lembaga (Penerbit dengan Institusi) yaitu kerjasama Pecintraan Bersama dengan paket minimal 300 Exs untuk kebutuhan lembaga tersebut
Mengenai pengetahuan cara pemasaran buku perlu diketahui oleh penulis supaya hasil karyanya laku dipasaran setidaknya ada peminatnya terlepas dari jadi best seller atau tidaknya, bukakah ini juga akan menjadi penyemangat dalam menulis?
setelah ikut pertemuan ini kita ketahui seluk beluk pemasarannya , maka marilah kita menghasilkan buku solo menarik untuk diterbitkan...
ReplyDeleteTetap konsisten dan semangat menuju buku solo.
ReplyDelete