Skip to main content

Daku hari ini

 



Dari semalam dah ku siapkan pakaian yang akan kupakai, tidak memakai baju seragam kerja seninku, karena ada acara pelantikan pantarlih pemilu aku salah satu pesertanya 

Kesibukan pagi buta mana sempet buka hp cek WA, dengan pekerjaan rumah sebagai ibu rumah tangga dengan anak dua dan masih punya balita, pasti berburu dengan waktu pergi ke tempat kerja 

Pagi itupun aku harus mengantar anak sulung yang cukup jauh letak sekolahnya, lalu aku balik lagi menuju tempat kerjaku, kendaraan roda dua ku pacu cukup padat waktu hari ini, jalanan pagi otomatis ramai semua orang berpacu dengan waktu, kadang ngeri juga kalau berkendara dijalur ramai 

Singkat cerita sampailah di tempat kerjaku, dengan sedikit terlambat ada juga sih teman yang senasib terlambat 

Tarik napas pelan, atur napas, rileks. Ku duduk di belakang meja kerjaku, ambil hp di tas, ku buka WA, cari satu demi satu pesan yang masuk 

Ada telpon dari teman kerjaku, ku lihat ke arah mejanya ga ada, ku kelilingi penglihatan sampai ke meja paling belakang, dimana dia pikirku, tanya sama teman sebelahku 

Beranjak aku ke depan di lapangan ternyata dia bersama beberapa yang lain serta murid yang belum bubar selepas upacara pagi 

Saya hampiri dia, blum sempat saya bertanya, dia sudah langsung berkata: 

"mana bukunya?

"Buku apa?" 

"Ya buku mu...yang kamu ikuti tuh 

"Tadi pagi nlpon ya?"

"ya maaf ga ke angkat jadi ga tahu, ga ngechat sih...

"Ngechat ko...

"Oohhh...blum ku buka...


Mataku tertuju pada kursi dan disitu ada tumpukan buku antologi beserta sertifikat serta pin yang akan dibagikan pada peserta yang ikut mengirim naskah dan bukunya sudah terbit 

"Ooh... buku antologi ku?" 

"Iya 

Duh....ga ku bawa dong...aku pulang dulu ya?" 

"Ga bakal keburu dong, ini sudah mau dimulai acara penyerahan dan pengumumannya" 

"Buku apa saja yang pernah diikuti" 

Ga pikir panjang dan ga nanya untuk apa, akupun langsung menyebutkan buku antologi yang pernah ku ikuti

1. Kasih Bunda 

2. Surat Cinta Untuk Jokowi 

3. Resolusi dan harapan 2022

 

"Ya udah deh...klw ga dibawa, biar nanti megang buku yang lain saja"

“Ya, sebagai simbol nantinya pas pembagian”

"Oke"

Aku dan temanku serta beberapa murid maju ke depan 

Temanku mulai mengumumkan buku- buku antologi kumpulan puisi yang diikuti beberapa murid serta guru 

Serta ada dua murid yang membacakan hasil karya puisinya 

Nama dan karyaku disebut juga, sungguh ini pengalaman pertama dalam hidup karya dan kerjaku, di akui di hargai, yang semula tidak pernah seperti ini, semoga dari sekarang bisa membawa perubahan ke arah yang lebih baik lagi 

Walau saya tak berharap pujian, setidaknya bisa memotivasi serta menginspirasi orang lain, dengan kegemaran menulis yang akhirnya jadilah cerita-cerita pendek dan bisa dibukukan, serta cerpen dan artikel digital di Kompasiana dan bloger

Semoga tidak berhenti disini untuk terus berkarya, tanpa lelah dan bosan, saling support dan dukung antar jajaran yang tak putus 

Alhamdulillah ya Allah, kau mendengar dan mengabulkan curhatku tentang yang dulu pernah ku utarakan pada pemangku, terimakasih pimpinan yang sekarang telah membawa perubahan yang baik

Terimakasih buat semua pihak yang telah mewujudkan keinginanku harapan dan cita-citaku, akhirnya tertuang dan berani menggoreskan pena serta mempublikasikannya 

Terus terang karena terbentur suatu hal yang belum bisa terbitkan naskah-naskah ku yang lain, serta buku solo, akhirnya setiap coretan ku tuang dalam buku digital yang tanpa kendala biaya 

Buku digital menjadi satu pilihan yang jitu untuk menumpahkan kerinduan akan menulis, serta menuangkan ide-ide dan gagasan yang terus mengalir tanpa terkendala biaya yang mahal, sehingga bisa terus berkarya menumpahkan segala rasa

Semoga suatu saat dapat mewujudkan terbitnya naskah buku-buku soloku yang sudah memenuhi ruang laptop 

Gajah mati meninggalkan gading

Harimau mati meninggalkan belang 

Manusia mati meninggalkan tulisan

Yang tak lekang oleh jaman, bisa dibaca oleh anak, cucu, serta orang lain, membawa kenangan yang abadi pada setiap insan yang membaca







Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

Blog dan Youtube Menghantarkanku Menjadi Guru Inspiratif Terbaik Tingkat Nasional

 Tanggal Pertemuan : Jum'at, 21 Januari 2022 Resume Ke                 : 3 Tema                           : Blok dan Youtube Menghantarkanku Menjadi Guru Inspiratif Terbaik Tingkat Nasional Nara Sumber            : Rita Wati, S.Kom Gelombang Ke         : 23 Nama Peserta         : Sri Maryani, S.Pd Bismillah    Malam yang cerah secerah semangat ku yang masih mantengin acara zoom WAGBM dari para nara sumber hebat berprestasi. Begitu juga pada malam pertemuan ke 3 ini yang di pandu oleh moderator bu Rosminiyati serta nara sumbernya bu Rita wati, S.Kom.     Membaca gelar nara sumbernya saja   sudah dapat di ketahui jago IT, saya salut dengan orang yang jago IT  karena saya akui ga lihai IT di mana usia  yang sudah kepala 4 mudah lelah dan yang saya bisa t...

Menerbitkan Buku Semakin Mudah di Penerbit Indie

  Menerbitkan Buku Semakin Mudah di Penerbit Indie Tanggal : 25 Pebruari 2022 Resume ke : 18 Tema : Menerbitkan Buku Semakin Mudah di Penerbit Indie Narasumber : Raimundus Brian Prasetyawan, S.Pd Gelombang : 23 Malam pertemuan ini masih membahas tentang penerbit, karena saat ini begitu banyak penerbit, baik penerbit yang menyeleksi naskah yang masuk atau penerbit yang bisa mencetak semua naskah yang masuk Harga penerbitan buku pun beragam tergantung penerbit tersebut. Bisa tergantung jumlah halaman dan juga jumlah buku yang dicetak Hal ini sangat penting untuk para penulis ketahui dan mengenal penerbit sebelum mengirim naskah Pak Brian akan menjelaskan penerbit rekanannya, berdasarkan pengalaman pernah menerbitkan bukunya ber-ISBN dengan biaya terjangkau Saran dari pak Brian dalam memilih penerbit yaitu apakah kinerjanya memuaskan dan dapat dipercaya. Jangan sampai naskah yang sudah kita kirim tidak jelas nasibnya Pak Brian mencoba membantu untuk menghubungkan ke penerbit indie yan...

Mengenal Penerbit Indie

Mengenal Penerbit Indie Tanggal : 24 Pebruari 2022 Resume ke : 17 Tema : Mengenal Penerbit Indie Narasumber : Mukminin, S.Pd, M.Pd Gelombang : 23    Mukminin seorang mukmin, sosok yang bersahaja dan kebapak-an dilihat dari penampilannya https://cakinin.blogspot.com/2020/10/curiculum-vitae.html    Panggilannya Cak Inin, bapak hebat ini mulai menulis diusia 55 tahun dan bisa menghasilkan buku hasil dari resume belajar menulis PGRI    Hingga buku hasil resumenya terjual laris mencapai 500 sudah terjual, sungguh fantastis yang berjudul "jurus jitu menjadi penulis andal bersama pakar"    Ayo semangat menulis "Tiada kata terlambat untuk menulis dan menerbitkan buku (Cak Inin)" Diapun memberi semangat pada peserta menulis PGRI Gelombang 23 & 24 malam ini. https://cakinin.blogspot.com/2022/02/usia-56-tahun-aku-berkarya-dan.html   Kata-kata Mutiara sebagai motivasi diri: 1."Semua orang akan mati kecuali alam, maka tulislah sesuatu yang akan membah...