Skip to main content

Aku dan Kamu

 Sikap dan.prilaku ku tidak ada yang di buat buat, ya seperti biasa saja...enjoy ku nikmati, walau dengan kesibukan dan kelelahsn yang tak mungkin bisa ku beberkan setiap hari.

Aku sedang mengikuti sebuah program selama 6 bulan, yang ada pertemuan Maya dan tatap muka atau dengan kata lain daring dan luring.

Ternyata dalam waktu tatap muka luring ada seseorang yang memperhatikan ku, walau aku pernah bertegur sapa sedikit ngobrol seperlunya. Tapi ku anggap angin lalu ...ya seperti pada yang lainnya, akupun datar.

Walau sempet kaget dengan sikapnya yang beda...tapi ku tepis...karena ku ga siap dengan resiko akibat ada rasa.

Itulah aku, maka aku selalu ga punya penggemar, selalu bersolo karir dalam hal apapun, ga itu tadi ga mau ambil tmresiko yang di timbulkan

Hari hari pun berlalu, begitu pun kegiatan tersebut sampai puncaknya di ujung akhir, selama 6 bulan 

Di akhir acara panen karya dari semua kegiatan dan pameran pun sudah berakhir, justru kamu sering kontak dan ngobrol membahas persiapan dan aksi berikutnya yang masih harus di lakukan.

Seperti awal perkenalan aku dan kamu, yang seharusnya sudah berjalan dan kenal lebih dekat, tapi apa...ya itulah aku...kamu bilang kurang peka ...telat nyadarnya....

Seseorang yang dengan sekian lama menyimpan rasanya ..dan simpatiknya pada ku, walau dengan usaha dan caranya sudah dia lakukan biar dekat dengan ku, tapi apa sikap ku...ohh..maafkan aku....yang ga peka dan telat ku sadari, kamu tahu? Kenapa aku bersikap seperti itu? Aku takut sakit.

Rasa yang kamu pendam selama kurang lebih 6 bulan pun akhirnya meletus juga kamu lemparkan pada ku, yang membuat ku kaget, dan saat itupun aku .. entah apa yang mendorong ku...entah apa...aku ga ngerti...aku ga tahu ..pada kamu saat itu...rasa langsung tumbuh

Ga sepert biasanya...banyak panah asmara dan cinta di tujukan pada ku, tapi semua ku tepis. Tapi sama kamu...aku mengatakan ya lanjut..ketika kita sudah bernegosiasi bertukar pikiran...dan ketika kamu bilang kita lanjut...aku mengiyakan ..walau aku saat itu masih takut seperti biasa...takut sakit tersakiti dari rasa

Intinya..aku dan kamu jadian, hari haripu. Berjalan...tapi kita ga pernah ketemu..ga pernah ...saling cuap cuap lagi seperti dulu

Justru setelah kita jadi, malah seperti saling menjaga jarak ga pernah ketemu waktu yang cocok tuk berbagi

Karena memang ini permintaan ku aku ga mau pacaran biar Allah yang mengatur kita, kalau Allah ridho inshaallah kita akan di mudahkan, kita jalani tapi ga melanggar aturan-Nya

Kamu pun suka mengingatka aku ketika aku ingin ketemu, jadi ujung ujung kita ga pernah ketemuan, kecuali ada dalam suatu kegiatan yang di mana aku dan kamu terlibat setelah acara selesai pun kita bubar ga pernah bikin acara untuk kita

Aku serahkan pada mu ya Allah, rasa ini aku yakin engkau yang tumbuhkan engkau yang hafirkan, doa ku berikan yang terbaik untuk hubungan ini, jika engkau ridho persatuan kami dalam halal, walaupun engkau tidak mengijinkan pisahkan kami dengan baik dan hilangkan rasa indah ini, berikan pengganti seseorang untuk ku yang lebih mencintai -Mu dan yang engkau pilihkan, aku masih menunggu dan membuka hati..ini ya Allah... bismillah 

Comments

Popular posts from this blog

Blog dan Youtube Menghantarkanku Menjadi Guru Inspiratif Terbaik Tingkat Nasional

 Tanggal Pertemuan : Jum'at, 21 Januari 2022 Resume Ke                 : 3 Tema                           : Blok dan Youtube Menghantarkanku Menjadi Guru Inspiratif Terbaik Tingkat Nasional Nara Sumber            : Rita Wati, S.Kom Gelombang Ke         : 23 Nama Peserta         : Sri Maryani, S.Pd Bismillah    Malam yang cerah secerah semangat ku yang masih mantengin acara zoom WAGBM dari para nara sumber hebat berprestasi. Begitu juga pada malam pertemuan ke 3 ini yang di pandu oleh moderator bu Rosminiyati serta nara sumbernya bu Rita wati, S.Kom.     Membaca gelar nara sumbernya saja   sudah dapat di ketahui jago IT, saya salut dengan orang yang jago IT  karena saya akui ga lihai IT di mana usia  yang sudah kepala 4 mudah lelah dan yang saya bisa t...

Menerbitkan Buku Semakin Mudah di Penerbit Indie

  Menerbitkan Buku Semakin Mudah di Penerbit Indie Tanggal : 25 Pebruari 2022 Resume ke : 18 Tema : Menerbitkan Buku Semakin Mudah di Penerbit Indie Narasumber : Raimundus Brian Prasetyawan, S.Pd Gelombang : 23 Malam pertemuan ini masih membahas tentang penerbit, karena saat ini begitu banyak penerbit, baik penerbit yang menyeleksi naskah yang masuk atau penerbit yang bisa mencetak semua naskah yang masuk Harga penerbitan buku pun beragam tergantung penerbit tersebut. Bisa tergantung jumlah halaman dan juga jumlah buku yang dicetak Hal ini sangat penting untuk para penulis ketahui dan mengenal penerbit sebelum mengirim naskah Pak Brian akan menjelaskan penerbit rekanannya, berdasarkan pengalaman pernah menerbitkan bukunya ber-ISBN dengan biaya terjangkau Saran dari pak Brian dalam memilih penerbit yaitu apakah kinerjanya memuaskan dan dapat dipercaya. Jangan sampai naskah yang sudah kita kirim tidak jelas nasibnya Pak Brian mencoba membantu untuk menghubungkan ke penerbit indie yan...

Mengenal Penerbit Indie

Mengenal Penerbit Indie Tanggal : 24 Pebruari 2022 Resume ke : 17 Tema : Mengenal Penerbit Indie Narasumber : Mukminin, S.Pd, M.Pd Gelombang : 23    Mukminin seorang mukmin, sosok yang bersahaja dan kebapak-an dilihat dari penampilannya https://cakinin.blogspot.com/2020/10/curiculum-vitae.html    Panggilannya Cak Inin, bapak hebat ini mulai menulis diusia 55 tahun dan bisa menghasilkan buku hasil dari resume belajar menulis PGRI    Hingga buku hasil resumenya terjual laris mencapai 500 sudah terjual, sungguh fantastis yang berjudul "jurus jitu menjadi penulis andal bersama pakar"    Ayo semangat menulis "Tiada kata terlambat untuk menulis dan menerbitkan buku (Cak Inin)" Diapun memberi semangat pada peserta menulis PGRI Gelombang 23 & 24 malam ini. https://cakinin.blogspot.com/2022/02/usia-56-tahun-aku-berkarya-dan.html   Kata-kata Mutiara sebagai motivasi diri: 1."Semua orang akan mati kecuali alam, maka tulislah sesuatu yang akan membah...