Sikap dan.prilaku ku tidak ada yang di buat buat, ya seperti biasa saja...enjoy ku nikmati, walau dengan kesibukan dan kelelahsn yang tak mungkin bisa ku beberkan setiap hari.
Aku sedang mengikuti sebuah program selama 6 bulan, yang ada pertemuan Maya dan tatap muka atau dengan kata lain daring dan luring.
Ternyata dalam waktu tatap muka luring ada seseorang yang memperhatikan ku, walau aku pernah bertegur sapa sedikit ngobrol seperlunya. Tapi ku anggap angin lalu ...ya seperti pada yang lainnya, akupun datar.
Walau sempet kaget dengan sikapnya yang beda...tapi ku tepis...karena ku ga siap dengan resiko akibat ada rasa.
Itulah aku, maka aku selalu ga punya penggemar, selalu bersolo karir dalam hal apapun, ga itu tadi ga mau ambil tmresiko yang di timbulkan
Hari hari pun berlalu, begitu pun kegiatan tersebut sampai puncaknya di ujung akhir, selama 6 bulan
Di akhir acara panen karya dari semua kegiatan dan pameran pun sudah berakhir, justru kamu sering kontak dan ngobrol membahas persiapan dan aksi berikutnya yang masih harus di lakukan.
Seperti awal perkenalan aku dan kamu, yang seharusnya sudah berjalan dan kenal lebih dekat, tapi apa...ya itulah aku...kamu bilang kurang peka ...telat nyadarnya....
Seseorang yang dengan sekian lama menyimpan rasanya ..dan simpatiknya pada ku, walau dengan usaha dan caranya sudah dia lakukan biar dekat dengan ku, tapi apa sikap ku...ohh..maafkan aku....yang ga peka dan telat ku sadari, kamu tahu? Kenapa aku bersikap seperti itu? Aku takut sakit.
Rasa yang kamu pendam selama kurang lebih 6 bulan pun akhirnya meletus juga kamu lemparkan pada ku, yang membuat ku kaget, dan saat itupun aku .. entah apa yang mendorong ku...entah apa...aku ga ngerti...aku ga tahu ..pada kamu saat itu...rasa langsung tumbuh
Ga sepert biasanya...banyak panah asmara dan cinta di tujukan pada ku, tapi semua ku tepis. Tapi sama kamu...aku mengatakan ya lanjut..ketika kita sudah bernegosiasi bertukar pikiran...dan ketika kamu bilang kita lanjut...aku mengiyakan ..walau aku saat itu masih takut seperti biasa...takut sakit tersakiti dari rasa
Intinya..aku dan kamu jadian, hari haripu. Berjalan...tapi kita ga pernah ketemu..ga pernah ...saling cuap cuap lagi seperti dulu
Justru setelah kita jadi, malah seperti saling menjaga jarak ga pernah ketemu waktu yang cocok tuk berbagi
Karena memang ini permintaan ku aku ga mau pacaran biar Allah yang mengatur kita, kalau Allah ridho inshaallah kita akan di mudahkan, kita jalani tapi ga melanggar aturan-Nya
Kamu pun suka mengingatka aku ketika aku ingin ketemu, jadi ujung ujung kita ga pernah ketemuan, kecuali ada dalam suatu kegiatan yang di mana aku dan kamu terlibat setelah acara selesai pun kita bubar ga pernah bikin acara untuk kita
Aku serahkan pada mu ya Allah, rasa ini aku yakin engkau yang tumbuhkan engkau yang hafirkan, doa ku berikan yang terbaik untuk hubungan ini, jika engkau ridho persatuan kami dalam halal, walaupun engkau tidak mengijinkan pisahkan kami dengan baik dan hilangkan rasa indah ini, berikan pengganti seseorang untuk ku yang lebih mencintai -Mu dan yang engkau pilihkan, aku masih menunggu dan membuka hati..ini ya Allah... bismillah
Comments
Post a Comment